Organisasi Otonom Muhammadiyah Berdasarkan Urutan Usia Kelahiran
- account_circle diklat
- calendar_month 23/02/2026
- visibility 1.687
- comment 0 komentar
- label Berita
Taukah kamu tentang Organisasi Otonom Muhammadiyah? Organisasi Otonom Muhammadiyah adalah organisasi atau badan yang dibentuk oleh Persyarikatan Muhammadiyah yang dengan bimbingan dan pengawasan, diberi hak dan kewajiban untuk mengatur rumah tangga sendiri, membina warga Persyarikatan Muhammadiyah tertentu dan dalam bidang-bidang tertentu pula dalam rangka mencapai maksud dan tujuan Persyarikatan Muhammadiyah.
1. Aisyiyah
Aisyiyah merupakan oganisasi otonom wanita Muhammadiyah yang didirikan oleh Siti Walidah atau Nyai Ahmad Dahlan di Yogyakarta pada 19 Mei 1917. Pada awalnya, organisasi ini memiliki nama Sopo Tresno, yang memiliki makna literal ‘siapa suka atau siapa cinta’. Sopo Tresno merupakan kelompok pengajian yang dibentuk oleh Nyai Ahmad Dahlan bersama suaminya, KH Ahmad Dahlan. Tujuan dibentuknya Aisyiyah adalah sebagai wadah pergerakan bagi kaum wanita Muhammadiyah.
2. Hizbul Wathan
Hizbul Wathan dirikan langsung oleh Pendiri Muhammadiyah yaitu Kiai Haji Ahmad Dahlan di Yogyakarta pada tanggal 20 Desember 1918. Awalnya organisasi ini Bernama Padvinder Muhammadiyah tapi atas Usul Kiai Haji Hadjid diubahlah Namanya menjadi Hizbul Wathan yang artinya Golongan Cinta Tanah Air. Tujuannya adalah membina akidah, mental, fisik, ilmu, dan teknologi anak, remaja, serta pemuda agar menjadi manusia muslim yang berakhlak mulia
3. Nasyiatul Aisyiyah
Nasyiatul Aisyiyah didirikan pada tanggal 16 Mei 1931. Tujuannya adalah membentuk pribadi putri Islam yang berarti bagi agama, keluarga dan bangsa menuju terwujudnya masyarakat utama, adil, dan makmur yang diridhai oleh Allah.


4. Pemuda Muhammadiyah
Pemuda Muhammadiyah didirikan pada tanggal 2 Mei 1932 sebagai hasil dari keputusan Kongres Muhammadiyah ke-21 di Makassar.
Tujuan adalah menghimpun, membina dan menggerakkan potensi pemuda Islam demi terwujudnya kader persyarikatan, kader umat dan kader bangsa dalam rangka mencapai tujuan Muhammadiyah.
5. Ikatan Pelajar Muhammadiyah
Ikatan Pelajar Muhammadiyah atau dikenal sebagai IPM didirikan pada tanggal 18 Juli 1961 di Surakarta. Tujuannya adalah Terbentuknya pelajar muslim yang berilmu, berakhlaq mulia, dan terampil dalam rangka menegakkan dan menjunjung tinggi nilai-nilai ajaran Islam sehingga terwujud masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.
6. Tapak Suci Putera Muhammadiyah
Tapak suci didirikan pada tanggal 31 Juli 1963 di Yogyakarta merupakan organisasi otonom yang beranggotakan pesilat-pesilat di lingkungan Muhammadiyah. Tujuannya adalah Mendidik serta membina ketangkasan dan ketrampilan Pencak Silat sebagai bela diri, seni, olah raga dan budaya bangsa Indoonesia.
7. Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah
Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah atau dikenal sebagai IMM didirikan pada tanggal 14 Maret 1964 di Yogyakarta. Tujuannya adalah mengusahakan terwujudnya akademisi Islam yang berakhlak mulia dalam rangka mencapai tujuan Muhammadiyah.


